Sabtu, 20 Juni 2015

My Story Of PTT in Mamuju Tengah



Mungkin ini awal kisah kehidupanku sebagai dokter. Mencoba mengabdi di masyarakat, semua pekerjaan aku lepas untuk bisa mengabdikan diriku di masyarakat. Mencoba mendaftar PTT pusat adalah jalanku untuk bisa mengabdi dan mencari tambahan pengalamanku, sampai akhirnya aku diterima PTT pusat untuk daerah terpencil di sebuah kabupaten mamuju tengah di provinsi sulawesi barat.
Awal juni aku berangkat menuju tempat penugasanku di sana dengan menunggalkan orangtua dan istri di jakarta, belum pernah terbayangkan bagaimana daerah yang akan menjadi tempatku mengabdi. Sampai di provinsi aku bertemu 2orang sahabat baru yang bersamaan tempat penugasannya. Setelah sekian lama kami bersama akhirnya keluarlah perbincangan mengenai insenda ( insentif daerah ) di tempat kami mengabdi. Kami bertanya kesana dan kesini ada yang bilang dapat insenda ada yang bilang tidak. Sampai saat ini kita belum tau apakah dapat atw tidak. Memang di tempat kami mengabdi sekarang ini dengan masyarakat yang multicultur sangat bersahabat dan baik semua walaupun ada sedikit kendala bahasa buat saya yang datang dari jakarta. Memang untuk alam disini boleh di akui sangat indah dan pendapatan masyarakat disini boleh dibilang fantastis, bayangkan saja kalo kita liat rumahnya mungkin tidak menyangka kalau mereka berpenghasilan diatas 10 jt dari pekerjaannya. Boleh dibilang sangat fantastis, perjalanan ptt ku baru saja dimulai. Harga barang kebutuhan disini sangat fantastis dan kebetulan di tempatku mengabdi di kec. Karossa tidak terlalu sepi dan ada signal walaupun hanya telkomsel saja, tapi cuaca disini sangat baik untuk yang baru menikah maklum disini selalu hujan saat sore sampai malam hari. Mungkin ini dulu ceritaku, kita lanjut di cerita berikutnya, ada apa saja yang akan terjadi.